UMR Jogja

UMR Jogja - UMR Jogja

UMR Jogja 2021 | Info UMR Kota Yogyakarta

UMR Jogja 2021 sempat mengalami perubahan perihal penetapannya. UMR atau upah minimum regional merupakan ketetapan standar minimum yang perlu dibayarkan oleh para pengusaha dan pelaku industri dalam pengupahan pekerja atau karyawan.

Ditetapkannya UMR, bertujuan untuk memastikan setiap pekerja memperoleh upah penghasilan yang layak sesuai keadaan wilayah setempat. Setiap daerah memiliki standar upah minimum yang berbeda. Sehingga setiap perusahaan atau pelaku usaha yang beroperasi di suatu daerah wajib menyesuaikan upah terendahnya dengan UMR di daerah tempatnya berada.
Ketetapan mengenai hal seputar UMR di wilayah Indonesia terdapat dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 01 Tahun 1999 tentang Upah Minimum. Dalam peraturan tersebut, UMR digolongkan menjadi 2 tingkat, yaitu:
Upah Minimum Regional Tingkat I (UMR Tk. I) atau upah minimum yang berlaku di satu provinsi. Upah Minimum Regional Tingkat II (UMR Tk. II) atau upah minimum yang berlaku di daerah kabupaten/kotamadya atau menurut wilayah pembangunan ekonomi daerah atau karena kekhususan wilayah tertentu.
Baca juga : UMR Jateng 2021
Dalam peraturan menteri tenaga kerja, baik UMR Tk. 1 maupun UMR Tk. II ditetapkan dengan mempertimbangkan hal-hal berikut ini:
a. Kebutuhan.
b. Indeks harga konsumen (IHK).
b. Kemampuan,perkembangan dan kelangsungan perusahaan.
d. Upah pada umumnya yang berlaku di daerah tertentu dan antar daerah.
e. Tingkat perkembangan perekonomian dan pendapatan per kapita.
f. Kondisi pasar kerja.

UMR Jogja 2021

Mengutip dari lansiran dalam situs Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, pada akhir 2020 lalu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menggelar rapat koordinasi penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Berdasar hasil rapat tersebut, telah ditetapkan UMK Kabupaten/Kota di DIY tahun 2021 yang terbaru berdasar rekomendasi Bupati/Walikota Bersama Dewan Pengupahan masing-masing wilayah.
Baca juga : UMR Semarang 2021
Berikut adalah rincian lengkap beserta persentase kenaikan masing-masing wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
No Kab/Kota – UMK 2020 (Rp) – UMK 2021 (Rp) – Jumlah Kenaikan (Rp) – Jumlah Kenaikan (%)
Kota Yogyakarta – 2.004.000 – 2.069.530 – 65.531 – 3,27%
Kabupaten Sleman – 1.846.000 – 1.903.500 – 57.500 – 3,11%
Kabupaten Bantul – 1.790.500 – 1.842.460 – 51.960 – 2,90%
Kabupaten Kulon Progo – 1.750.500 – 1.805.000 – 54.500 – 3,11%
Kabupaten Gunungkidul – 1.705.000 – 1.770.000 – 65.000 – 3,81%

Perbandingan UMP / UMR 2021 Provinsi di Indonesia lainnya:

Aceh: Rp 3.165.031,00
Sumatera Utara: Rp 2.499.423,06
Sumatra Barat: Rp 2.484.041,00
Riau: Rp 2.888.564,01
Kepulauan Riau: Rp 3.005.460,00
Jambi: Rp 2.630.162,13
Sumatera Selatan: Rp 3.043.111,00
Bangka Belitung: Rp 3.230.023,66
Bengkulu: Rp 2.215.000,00
Lampung: Rp 2.432.001,57
Jawa Barat: Rp 1.810.351,36
DKI Jakarta: Rp 4.416.186,548
Banten: Rp 2.460.996,54
Jawa Tengah: Rp 1.798.979,00
Jawa Timur: Rp 1.868.777,08
Bali: Rp 2.494.000,00
Nusa Tenggara Barat: Rp 2.183.883,00
Nusa Tenggara Timur: Rp 1.950.000,00
Kalimantan Barat: Rp 2.399.698,65
Kalimantan Selatan: Rp 2.877.448,59
Kalimantan Tengah: Rp 2.903.144,70
Kalimantan Timur: Rp 2.981.378,72
Kalimantan Utara: Rp 3.000.804,00
Maluku: Rp 2.604.961,00
Maluku Utara: Rp 2.721.530,00
Gorontalo: Rp 2.788.826,00
Sulawesi Utara: Rp 3.310.723,00
Sulawesi Tenggara: Rp 2.552.014,52
Sulawesi Tengah: Rp 2.303.711,00
Sulawesi Selatan: Rp 3.165.876,00
Sulawesi Barat: Rp 2.678.863,10
Papua: Rp 3.516.700,00
Papua Barat: Rp 3.134.600,00
Jalan jalan ke kota Jogja, jangan lupa sewa mobil Solo nya di Damai Rent car.
Silahkan baca artikel berikut ini juga ya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *